Haduh Kelakuan Polisi Ini Sangat Arogan




Ninja150ss – Hai mas vroh… Polisi sebagai aparat penegak hukum seharusnya melindungi dan mengayomi masyarakat, tapi kalau kelakuannya menyusahkan masyarakat, boleh donk disebut arogan? Emang ada kejadian apa sih? Silakan dibaca sampai tuntas, supaya tidak salah paham 😀 

Berawal dari ketidaksengajaan saya melihat curhatan seorang warga Semarang disebuah medsos, awalnya saya tidak tertarik, tapi setelah banyak yang merespon akhirnya saya tulis di warung papan triplex ini. Jadi kronologisnya begini vroh…

Pada hari kamis (3/7) di daerah Tugu, Semarang barat terjadi sebuah kecelakaan kendaraan berat dan mengakibatkan kamacetan arus lalu lintas yang cukup parah dari arah barat ke timur. Ada seorang warga (pak Sutrisno) yang pulang bekerja dan akses jalan menuju ke rumahnya hanya bisa melalui jalan raya itu, ada seorang polisi yang bilang kalau jalannya belum bisa dilewati karena masih dalam proses evakuasi, pak sutrisno sadar kalau jalan nya macet dan tidak bisa lewat, akhirnya beliau menepi tak lupa mematikan mesin motornya serta menunggu sampai proses selesai.

Tragedi pun terjadi setengah jam kemudian, ada seorang polisi lain yang mendatangi pak sutrisno dan menyuruh beliau untuk pergi (mungkin dianggap orang yang kepo ingin melihat kecelakaan 😀 ) Pak sutrisno ini sudah menjelaskan kalau beliau warga setempat yang habis pulang kerja mau menuju ke rumah dan akses jalan ke rumah hanya bisa lewat jalan itu, polisinya tidak mau mendengar alasannya serta tetap bersikukuh untuk menyuruh pak sutrisno pergi. Tentu saja pak sutrisno tidak mau donk dan terjadilah perdebatan sengit, karena merasa kalah debat akhirnya polisi tersebut mengeluarkan surat tilang untuk pak sutrisno, foto terlampir di bawah.


Di surat tilang tersebut dapat mas vroh lihat secara detail, jelas dan tertulis lengkap terdakwa adalah Sutrisno dengan alamat Tugurejo  Rt 1/Rw 5 Semarang, sebagai barang bukti yang disita adalah sim c karena melanggar pasal 287 ayat 1 (entah pelanggaran tentang apa saya tidak tau karena tidak hafal pasal-pasal 😆 ) yang menilang seorang polisi bernama Bripka Subadri.
Coba gimana pendapatnya mas vroh sekalian atas kasus ini? Silakan dicoret-coret di kolom komentar, bebas mau nulis apa juga 😀

*foto kedua yang disamping surat tilang terlihat jelas nama polisinya “slamet”, tapi yang tertulis di surat tilang “subadri” yang benar yang mana yak? (Mungkin namanya slamet subadri 🙄 )
Salam foging pistun motor teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul :mrgreen:

4 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.