Pembalap AHRT Siap Ukir Prestasi Untuk Indonesia

Pembalap AHRT

SemarMoto – Hai mas vroh… PT Astra Honda Motor (AHM) memperkuat komitmennya mencetak pembalap kelas dunia. Melalui dukungan di berbagai kejuaraan balap dan peningkatan kompetensi pembalap pada program penjenjangan terstruktur. Program ini merupakan konsistensi strategi AHM dalam mempercepat terwujudnya mimpi generasi muda Indonesia mengukir prestasi di arena balap dunia. Salah satunya adalah pembalap AHRT yang telah berprestasi pada ajang balapan level Asia.

Pada level Nasional, Astra Honda Racing Team (AHRT) berpartisipasi pada kejuaraan nasional balap 250cc. Mengandalkan performa tinggi Honda CBR250RR yang berhasil mengantarkan Rheza Danica juara Nasional pada tahun lalu. Pembalap AHRT berupaya mempertahankan kebanggaan tersebut bersama Awhin Sanjaya, Mario Suryo Aji dan Mohammad Adenanta Putra.


Selain di tingkat Nasional, AHM juga turut memperkuat strategi pembinaan penjenjangan balapnya pada level Asia di musim kompetisi 2018. Sebanyak 5 pembalap muda Indonesia yang dibina dan didukung oleh AHM sukses melewati tahap seleksi akhir ajang Asia Talent Cup (ATC) 2018. Balapan ini dipromotori oleh Dorna Sports yang juga penyelenggara kejuaraan balap dunia, MotoGP. Melalui keikutsertaan 5 pebalap ini, Indonesia menjadi negara dengan perwakilan pembalap terbanyak di ajang ATC 2018. Yaitu Lucky Hendriansya, Mario Suryo Aji, Mohammad Adenanta Putra, Muhammad Agung Fachrul dan Afridza Syach Munandar.

Selain itu, untuk menambah jam terbang pebalap muda Indonesia dan merasakan atmosfer balap internasional. AHM juga memberi kesempatan kepada Herjun Atna Firdaus, Muhamad Hildan Kusuma dan Abdul Gofar M. Untuk ikut dalam ajang Thailand Talent Cup mempergunakan NSF250R.

Penguatan pembinaan balap AHM di level Asia juga semakin dipertajam melalui kejuaraan Asia Road Racing Championship. AHM melalui Astra Honda Racing Team (AHRT) mengikutsertakan Andi “Gilang” Farid Izdihar dan Irfan Ardiansyah di kelas Supersports 600cc. Menemani Irfan Ardiansyah yang sebelumnya telah turun pada kelas tersebut. Andi Gilang bertekad mengandalkan pengalaman dan kompetensinya untuk mengukir prestasi bagi Indonesia di kelas Supersports 600cc.

Sementara itu, untuk mempertahankan gelar juara Asia bagi Indonesia di kelas Asia Production 250cc (AP250) AHM kembali mengandalkan Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya yang dipercaya menunggangi motor produksi anak bangsa Honda CBR250RR. Pada kelas ini, tim AHRT juga diperkuat oleh pebalap muda berusia 13 tahun, Mario Suryo Aji. Mario merupakan salah satu pembalap binaan AHM yang berhasil menapaki jenjang balap. Mulai dari pendidikan dasar AHRS sampai dengan level Asia ini. Seperti halnya Gerry Salim, Andi Gilang, Irfan Ardiansyah dan juga Awhin Sanjaya.

AHM juga ikut serta dalam ajang balap ketahanan untuk menguji performa, ketahanan fisik, mental, konsistensi dan kestabilan pembalap binaannya. Pada ajang ketahanan 4 jam, tiga pembalap muda binaan AHM. Yaitu Afridza Syach Munandar, Herjun Atna Firdaus dan Muhammad Agung Fachrul berpeluang menjadi perwakilan Indonesia bersama Astra Honda Racing Team.

Sementara itu di ajang yang lebih tinggi. Andi Gilang dan Irfan Ardiansyah juga mempunyai kesempatan menjadi salah satu pembalap yang turun di kejuaraan bergengsi. Suzuka 8 Hours Endurance World Championship menghadapi pembalap tangguh dunia selama 8 jam di lintasan balap. Di bawah naungan tim Honda Asia Dream Racing. Mekanik handal Astra Honda Racing Team juga turut memperkuat tujuan membawa mimpi pembalap-pembalap Asia menuju kelas dunia. Tim Honda Asia Dream Racing yang beranggotakan mekanik dan pembalap yang dipilih dari tim-tim balap Honda wilayah Asia. Berkompetisi di ajang Suzuka 8 Hours Endurance World Championship dan All Japan Road Race Championship 2018 kelas JSB1000.

AHRT

Balapan Eropa

Pembinaan balap AHM saat ini telah memasuki level kompetisi kejuaraan balap motor yang terdekat dengan level Grand Prix yaitu CEV International Championship. Dukungan pada kejuaraan ini diberikan AHM kepada Gerry Salim dan Dimas Ekky Pratama. Gerry berkompetisi di kejuaraan balap dunia bagi pembalap muda (junior), CEV Moto3 Junior World Championship. Dan Dimas Ekky Pratama bermain pada level Eropa, CEV Moto2 European Championship.

Keduanya merupakan pebalap binaan AHM yang berhasil mengukir sejarah baru bagi bangsa Indonesia pada musim balap 2017. Gerry adalah sosok muda yang mampu menjadi orang Indonesia pertama yang berdiri sebagai Juara Umum kejuaraan balap tertinggi Asia. Asia Road Racing Championship, untuk kelas AP250. Kebanggaan yang didapat bersama Honda CBR250RR tersebut diraihnya setelah mampu menaklukkan ketatnya persaingan melawan pembalap berbakat Asia lainnya. Dan mengoleksi 8 podium kemenangan (1st podium 7x and 3rd podium 1x). Sementara itu, Dimas Ekky juga berhasil menjadi orang Indonesia pertama yang menapaki podium CEV Moto2 European Championship. Yang dicetaknya pada musim balap tahun lalu di sirkuit Barcelona, Spanyol.

Untuk terus meningkatkan levelnya dan kembali membanggakan Indonesia, Gerry dan Dimas dijadwalkan menetap sementara di benua Eropa. Menjalani program latihan balap dan fisik yang intens, serta mendalami kultur balap CEV yang diterapkan seperti MotoGP selama musim kompetisi 2018. Selain itu, Gerry pun akan mengikuti kompetisi Red Bull MotoGP Rookies Cup. Untuk semakin mengasah kompetensi balapnya di berbagai sirkuit MotoGP.

“One Heart.” dan “Satu Hati.” di MotoGP

AHM kembali mensponsori Repsol Honda Team di ajang MotoGP. Dengan menempatkan logo “One Heart” dan “Satu Hati”. Di racing suit juara dunia Marc Marquez dan rekan setimnya Dani Pedrosa, serta motor balap RC213V. Hal ini merupakan bagian dari upaya PT. AHM memberikan inspirasi bagi para pecinta balap Tanah Air dalam menggapai mimpi tertinggi di dunia balapan Internasional.

Pada sepanjang musim balap MotoGP 2018, logo “One HEART”. Menghiasi bagian depan dan lengan kiri racing suit. Serta under cowl kanan dan rear inner fender kiri sepeda motor Repsol Honda Team. Sementara itu, logo “Satu HATI”. Terlihat pada bagian belakang dan lengan kanan racing suit. Serta under cowl kiri dan rear inner fender kanan sepeda motor Repsol Honda Team. Selain itu, logo tersebut juga disematkan pada seluruh seragam kru, pit box, trailer, dan hospitality area Repsol Honda Team sepanjang musim balap MotoGP 2018.

Salam foging pistun motor teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul.

About SemarMoto 842 Articles
AUTOMOTIVE NEWS | REVIEW | SHARING

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.