Tes ARRC 2018 Thailand : Pembalap YRI Raih Kemajuan




Tes ARRC 2018 Thailand

SemarMoto – Hai mas vroh… Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang tes ARRC 2018, yang berlangsung selama dua hari. Kalau kemarin sudah keluar hasil tes ARRC 2018 Thailand hari pertama. Kini hasil tes ARRC 2018 Thailand hari kedua juga sudah nongol. Pembalap YRI membuat kemajuan yang signifikan vro! Mau tau hasilnya?

Dua pembalap Yamaha Racing Indonesia (YRI), Richard Taroreh dan M Faerozi memberikan kemajuan spesial. Dalam tes ARRC 2018 di Sirkuit Buriram, Thailand, Rabu 28 Februari. Petarung binaan Yamaha Indonesia yang membesut pacuan Yamaha YZF-R25 semakin mempertajam catatan waktunya.

Richard Taroreh sudah mengukir best-time 1 menit 53,401 detik dan berada di posisi kedua dalam latihan bebas 4 (FP4). Posisi pertamanya direbut Anupab Sarmoon (Yamaha Racing Thailand) dengan ukiran waktu 1 menit 53,122 detik. “Hari ini set-up motor sudah mulai mendapatkan feeling lebih baik dan set-up body semakin nyaman. Pada FP6, kita coba merubah mapping namun memang hasilnya kurang baik. Untuk Jumat nanti, saya berharap mendapatkan settingan lebih baik lagi“. Terang Richard Taroreh yang kemarin mengukir waktu terbaik 1 menit 55,307 detik. Jadi ada peningkatan hampir 2 detik.

Tes ARRC 2018

Rekan se-tim Richard Taroreh, yaitu M Faerozi. Juga menunjukkan perkembangan signifikan dengan menorehkan waktu terbaik 1 menit 54,438 detik dan berada di urutan ke-8 saat FP5. “Saya senang, set-up motor mulai dari body-setting lebih baik dibanding kemarin. Sektor 3 merupakan kendala saya kemarin, hari ini sudah mendapatkan line terbaik. Saat FP6, ban sudah mulai habis sehingga saya tidak terlalu ngepush. Saya makin percaya diri untuk latihan bebas Jumat nanti,“ ucap M Faerozi. Pembala potensial asal Jatim yang berusia 15 tahun dan kemarin mengukir best-time 1 menit 55,597 detik. Terbukti pula makin membaik.

So, berbagai upaya set-up yang bervariasi dilakukan dalam berbagai sesi latihan. Tentu saja, pada akhirnya akan dievaluasi untuk menentukan pengaturan yang terbaik. “Hari ini kami terbukti 1,9 detik lebih cepat untuk Richard dan Faerozi juga 1,2 detik lebih cepat. Hal demikian berarti kami melakukan perbaikan pada motor. Mereka berdua mencari dimana batasan sirkuit ini, mencoba hal lain untuk set-up sasis dan menemukan fenomena berbeda. Kami dapat bekerja semakin baik di hari ini, komunikasi mereka kepada enginer sangat efektif. Kami menatap positif untuk balapan nanti,“ beber Wahyu Rusmayadi, Manajer tim Yamaha Racing Indonesia (YRI).

Tes ARRC 2018 Thailand
Disamping itu, racer tim satelit, Yamaha Yamalube WR Super Battery KYT TJM. Rafid Topan juga sempat berada di urutan ke-2 dalam FP5 dengan torehan 1 menit 53,168 detik. Saat FP4 dan FP6 ada di urutan ke-4 dan ke-6.
Sehubungan kelas Underbone 150 (UB150), petarung Yamaha Racing Indonesia (YRI). Wahyu Aji fokus pada mapping pengapian untuk spare atau mesin cadangan. Hal demikian memang penting sebelum memasuki sesi latihan bebas, kualifikasi dan race day.

“Latihan bebas hari kedua ini, saya dan tim lebih memilih set-up mapping untuk spare mesin. Memang secara perfoma lebih bagus yang kemarin. Namun saya enjoy hari ini karena bisa mempersiapkan latihan bebas untuk jumat nanti“. Tutur Wahyu Aji yang mengukir best-time 2 menit 02,506 detik di sesi FP1. Catatan penting, bahwa kemarin Wahyu Aji yang notabene runner-up UB150 (ARRC 2017) menorehkan waktu 2 menit 02,357 detik. Itu menjadi rekor baru UB150 di Buriram Thailand pada tes ARRC 2018 hari pertama.

Masih di kelas UB150, pembalap tim satelit Yamaha SND Racing. Gupita Kresna mencetak rekor baru di pre-season tes ARRC 2018 ke-2, dengan catatan waktu 2 menit 01.476 sesi FP1. “Kami mendapatkan best record lap time kemarin. Namun hari ini, mempersiapkan diri dengan karakter mesin yang berbeda untuk akselerasi yang lebih baik. Kami masih memiliki kesempatan saat free practice di balapan nanti dengan menganalisa data-data yang kami miliki saat ini“. Tambah Wahyu Rusmayadi.

Salam foging pistun motor teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.