Alasan Tidak Memilih Yamaha Lexi 125 VVA, Kekurangannya Apa Saja?




review yamaha lexi 125 vva

Alasan Tidak Memilih Yamaha Lexi 125 VVA

SemarMoto – Hai mas vroh… Akhirnya saya menemukan orang yang memberikan pendapat unik tentang motor matik terbaru dari Yamaha ini. Dia mengungkapkan suatu alasan yang diluar perkiraan soal Lexi 125 vva, sehingga dia tidak memilih motor ini. Mau tau alasan tidak memilih Yamaha Lexi 125 vva? Inilah kekurangannya menurut sang narasumber.

Korban kali ini adalah teman saya sendiri sewaktu SMP, sebenarnya sih rumahnya tidak jauh dari gubuk reyot saya. Tapi saya jarang main dan ketemu, soalnya sungkan, sebab sudah berkeluarga lagipula kesibukannya banyak. Dia dan istrinya bekerja di sebuah instansi kesehatan kota sebelah dan sudah punya momongan. Motor dan mobil juga punya, keluarga kecil yang bahagia dan sejahtera.

Alasan Tidak Memilih Yamaha Lexi 125 VVA

Alasan Tidak Memilih Yamaha Lexi 125 VVA

Ok perkenalannya sudah cukup bukan? Saatnya ke menuju topik bahasan kenapa dia mengungkapkan alasan tidak memilih Yamaha Lexi 125 vva. Awalnya saya janjian dulu untuk bisa sekedar bertemu dan ngobrol, kemudian dia melihat saya bawa sebuah motor baru. Karena penasaran akhirnya saya persilakan untuk mencobanya, setelah test ride, baru deh tak jelasin, bla..bla..bla… Sebab dia tidak begitu mengikuti perkembangan otomotif, jadi baru tau Yamaha Lexi 125 vva ya saat itu.

Soal ergonomi menurut pendapatnya enak, tingginya kalau tidak salah 181cm, jadi kaki napak sempurna ke tanah. Dengkul tidak mentok ke dek depan, cuma dibilang gak bisa serilex naik Nmax 155 yang bisa full selonjoran. Karena harganya beda jauh, saya coba arahkan perbandingannya jangan ke sana, sebab tidak fair. Test ride ke jalan sekitar rumah, katanya sih lumayan, karena saya kurang puas dengan jawabannya. Akhirnya saya suruh nyoba untuk ke jalan raya, tapi boncengan bareng istrinya biar sekalian gitu. Dan inilah secara final pendapatnya tentang alasan tidak memilih Yamaha Lexi 125 vva.

kekurangan yamaha lexi 125 vva

Kekurangan Yamaha Lexi 125 VVA

  • Desain secara keseluruhan menurutnya menggembung, area head lamp terlalu lebar, kurang ramping.
  • Tenaga mesin seperti tertahan, gak bisa langsung responsif ketika gas ditarik. Kapasitas mesin dikatakan kurang besar, soalnya kan bentuk Lexi itu gede dan agak berat.
  • Dimensi motor besar, ketika untuk bermanuver katanya berat dan tidak terbiasa. Biasanya pakai motor bebek dari kompetitor dan motor matik Yamaha Soul GT, kalau saya tidak salah ingat.
  • Joknya lebar dan footstep agak jauh di depan, terasa pegal di bagian perut ke bawah. Yang ini menurut penuturan istrinya.
  • Dengan harga yang dipatok, katanya malah lebih memilih merk X, sebab desain lebih bagus. Tidak terlalu tinggi dan besar, posisi pembonceng lebih sesuai. Jadi istrinya juga bisa memakai, kalau Yamaha Lexi 125 vva terlalu berat.
  • Katanya laju motor terasa sudah kencang, padahal di speedometer baru menunjukkan angka 60-70 km/jam. Nah ini yang bikin saya agak bingung, sebab sebelumnya mengatakan kapasitas mesin kurang sesuai dengan bodi motor. Tapi koq di kecepatan 60-70 km/jam dibilang sudah terasa kencang, gak percaya kalau baru melaju segitu.

kelebihan Yamaha Lexi 125 vva

Nah itulah alasan tidak memilih Yamaha Lexi 125 vva dari teman saya dan itu murni dari pendapatnya langsung. Malah dia bilang mending beli motor Yamaha 125cc yang dimensinya lebih kecil, supaya istri bisa memakai juga. Yah namanya juga pendapat vroh, setiap orang tentu tidak bisa sama, banyak faktor yang mempengaruhi. Belum terbiasa dengan motornya, feel nya belum dapet, masih dalam masa inrayen dan sebagainya.

Sebagai blohher otomtoif pinggiran kelas teri Papan Triplex, saya sih berani menulis apa adanya. Lha wong alasan tidak memilih Yamaha Lexi 125 VVA memang asli pendapat dari narasumber dan tidak dibuat-buat koq. Dengan begini, siapa tau bisa jadi masukan dan untuk kedepannya bisa mendapatkan perhatian dari ATPM. Sehingga kekurangan Yamaha Lexi 125 vva bisa mendapatkan perbaikan.

jok yamaha lexi 125 vva lebar dan empuk

Semoga coretan sederhana tentang alasan tidak memilih Yamaha Lexi 125 vva ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Terutama yang sedang mencari referensi soal motor maxi skutik terbaru dari Yamaha ini. Kalau saran saya sebaiknya sampean mencobanya dulu, jadi benar-benar merasakan sendiri. Bukan hanya dari katanya si A itu begini, begitu, bla..bla..bla.. Karena setiap orang itu pendapatnya tidak bisa sama antara satu dengan yang lainnya.

Salam foging pistun motor teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul.

7 Komentar

  1. Klo terasa tertahan, berarti karakternya mirip xeon. D kecepatan 30-60 ketahan, kalah jauh sm beat. Tp 60-80nya cethar….mentok 100.
    Klo tinggi 181cm, pasti gak bakal milih mio m3/z. Klo cuman lari 60an, dalam kota mending vario 125. Tp kelemahan vario 125 abis 60 tenaganya landai, sampe 100. Topnya malah menang beat.

  2. kan mmg spedometer beat n vario d buat seolah2 banter padahal klo di sandingkan dgn produk yamaha selalu bs d salip pdhl kec d speedo sama

  3. Ahh ini kan bukan best of the best scooter 2018. Yang best nya aja shockbreaker ancur2an, plastik tipis, jok bikin panas, apalagi yg beginian #logikaFBH

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.