Cara Ganti Oli Mesin Montor Sendiri Dirumah yang Benar

Ganti oli hal yang satu ini tidak bisa kita lewatkan dan harus wajib kita lakukan sebagai pengguna montor secara rutin agar mesin montor dapat bekerja dengan optimal dan untuk menjaga kesehatan mesin montor kita juga.

Oli mesin pada montor wajib kita ganti dengan yang baru setiap 2000 km - 3000 km atau setiap 2 bulan sekali agar oli tetap dalam kondisi terbaiknya melumasi dan melindungi mesin montor anda.

Baca juga: Kapan Kita Harus Ganti Oli Mesin Montor

Sebagai pengguna montor tentunya kita tidak ingin montor menjadi rusak karena telat untuk menganti oli. 

Apalagi untuk yang setiap hari menggunakan montor kesayangannya untuk menempuh jarak yang cukup jauh maka akan lebih sering lagi melakukan pergantian oli. 

Mungkin anda seorang yang melaju untuk pekerjaan atau seorang driver ojek online sehingga mungkin kurang dari 2 bulan sudah mencapai 2000 km dan harus menganti oli. Ada yang baru kurang dari 1 bulan atau 2 minggu atau seminggu sudah mencapai 2000 km.

Jika harus ke bengkel mungkin akan memakan biaya lebih karena ada sedikit biaya tambahan untuk menganti olinya, atau mungkin anda juga tidak ada waktu untuk menunggu antrian lama. Sementara tujuan anda hanya sekedar menganti rutin oli mesin montor anda.

Cara Ganti Oli Mesin Montor Sendiri Dirumah yang Benar

Untuk itu anda bisa menganti oli mesin montor kesayangan anda sendiri di rumah, caranya mudah kok. Hitung-hitung bisa hemat biaya dan tidak perlu mengantre lama, karena langsung anda tangani sendiri.

Berikut panduan untuk ganti oli mesin montor anda yang benar dan sesuai prosedur.

Alat-alat yang Perlu Dipersiapkan

Sebelum melakukan eksekusi untuk menganti oli montor anda kita perlu menyiapkan segala peralatan yang kita butuhkan untuk menganti oli seperti: 

  • Corong untuk memasukan oli baru.
  • Wadah untuk menampung oli bekas yang dikeluarkan.
  • Kunci ring sesuai ukuran montor masing-masing.
  • Tang.
  • Oli baru yang akan anda gunakan.
Untuk kunci ring yang anda gunakan terdapat berbagai ukuran untuk berbagai jenis montor. Untuk montor matic biasanya menggunakan kunci ring 12 dan kunci ring 17 seangkan untuk montor gede 150 keatas biasanya menggunakan kunci ring 19.

Ganti Oli Montor dalam Keadaan Mesin Hangat

Jika mesin montor anda sedang dalam keadaan dingin mungkin dipagi hari belum dipakai sama sekali maka lebih baik untuk menyalakan mesin montor sebentar saja sekedar menghangatkan mesin.

Ketika mesin dingin oli akan mengental dan akan membuat oli sulit keluar seluruhnya sehingga bisa jadi ada sisa dan kotoran bekas pemakaian oli lama didalam mesin.

Anda cukup menyalakan montor anda selama 1-3 menit dalam keadaan stationari saja agar oli lama anda menjadi tercampur kotorannya dan lebih cair sehingga mudah dikeluarkan.

Tidak disarankan juga menganti oli saat mesin dalam keadaan panas, misalnya sehabis pemakaian panjang. Karena panas berlebih bisa menyebabkan gugus di ulir baut olinya atau kita nyebutnya slek. Kalau bautnya sudah gugus maka oli nantinya bisa merembes melalui sela-sela baut tersebut.

Selain itu oli akan menjadi panas dan akan beresiko membahayakan anda jika terkena tangan.

Jadi jika montor dalam keadaan dingin bisa dinyalakan sebentar, dan jika montor habis berpergian jauh dalam kondisi mesin panas bisa didiamkan sebentar agar menjadi hangat saja.

Lakukan Pengurasan Oli Lama

Letakkan montor di permukaan yang rata dan silakan distandar tengah. Buka penutuh atas oli terlebih dahulu tentunya. Pastikan wadah penampung oli bekas sudah dalam posisinyaagar tidak mengotori lantai. Buka baut penutup pembuangan oli dengan kuci yang pas, untuk membuka putar berlawanan arah jarum jam.

Tunggu hingga oli sepenuhnya keluar dan jika perlu miringkan montor sesekali agar oli benar-benar terkuras habis.

Anda juga tidak perlu menggunakan angin kompresor untuk mendorong keluar semua sisa oli didalam. Karena angin dari kompresor bisa mengandung air (apalagi dimusin pengujan yang lembab), air yang masuk bisa mencampuri oli baru nantinya.

Air yang mungkin terbawa kompresor ini berdampak buruk bagi oli baru nantinya, malah lebih baik tersisa sedikit bekas oli lama dan tercampur oli baru dibandingkan oli baru yang tercampur sedikit air yang terbawa angin kompresor. 

Karena walaupun bekas oli tersisa sedikit hal tersebut masih sama-sama oli, sedangkan air membuat sifat oli rusak dan mesin mungkin bisa korosif.

Selain itu angin yang disemprotkan dari kompresor juga membuat kotoran yang ada pada mesin tidak terbawa oleh oli, nantinya kotoran malah menyebar hanya sisa oli yang turun terbawa.

Walaupun masih banyak bengkel menggunakan kompresor untuk ketika menguras oli, hal ini salah dan mungkin dilakukan untuk mengejar waktu. Yang paling tepat untuk bengkel menguras sisa oli dengan cepat adalah dengan alat vakum yang menyedot oli dari atas.

Itu sedikit intermezo saja, intinya cukup anda tunggu saja semua oli keluar tanpa perlu disemprot angin kompressor.

Periksa Filter Oli Bila Perlu

Sembari menunggu oli lama sepenuhnya keluar, kita bisa melakukan pengecekan pada filter oli montor.

Filter oli sesuai namanya berfungsi untuk menyaring segala macam kotoran yang tercipta dari gesekan mesin dan meyaring sisa karbon pada oli sebelum oli tersebut disirkulasikan ke seluruh bagian mesin.

Filter oli ini rutin harus diganti setiap 10.000 - 15.000 km sekali, jika filter roli kotor dan sudah mencapai batas km harus diganti tapi tidak anda ganti maka akan beresiko menyumbat aliran oli.

Untuk cara ganti filter oli cukup mudah anda bisa lakukan sendiri, untuk montor matic dan manual ada sedikit perbedaan tempatnya, ada bisa cari tutorialnya di youtube.

Berikut untuk filter oli motor matic pada umumnya.

Pasang Baut Oli

Setelah semua oli bekas anda dirasa keluar maka selanjutnya silakan tutup dan pasang kembali bautnya jangan terlalu kencang juga karena akan merusak kepala baut.

Masukkan Oli yang Baru

Gunakan corong untuk memudahkan memasukan oli baru tanpa tumpah kemana-mana, pastikan oli yang anda beli dan gunakan sesuai spesifikasi dan kebutuhan mesin anda. Berapa tingkat kekentalan (viskositas) oli yang dibutuhkan, berapa cc oli dibutuhkan.

Jangan melebihi kapasitas oli yang dibutuhkan mesin karena hanya akan membuat mesin menjadi berat dan resiko kebocoran karet sil sehingga oli masuk ke ruang bakar. 

Setelah oli baru anda isikan jangan lupa untuk tutup kembali baut atas penutupnya.

Baca juga:Cara Ganti Oli Gardan Montor Matic Anda Sendiri Dirumah

Setelah anda menganti oli montor anda dengan oli baru anda bisa memanaskan montor anda 1-3 menit lagi dalam keadaan stasionari (tidak digas) agar oli baru bisa tercampur dan masuk ke setiap celah kecil didalam mesin, baru montor siap anda gunakan.

Mudah sekali bukan cara untuk ganti oli montor kita sendiri, dengan tahu caranya anda bisa menghemat sedikit cost untuk biaya ganti oli. Anda bisa menganti oli lebih rutin kapan saja anda mau sehingga montor jadi lebih terawat tentunya.

Leave a Reply